Senin, 05 Desember 2016

Laporan Kunjungan Industri PT. Gunung Slamat (Teh Poci) AMIK BSI Tegal




LAPORAN KUNJUNGAN INDUSTRI PADA 
PT. GUNUNG SLAMAT (TEH CAP POCI)






  
Laporan
Diajukan untuk memenuhi Tugas  Kuliah pada Program Diploma Tiga D III
Disusun Oleh:

Hilda Faiqoturrohmah           (12153203)


Program Studi Manajemen Informatika
Akademi Manajemen Informatika dan Komputer BSI Tegal
Tegal
2016


KATA PENGANTAR

 Puji syukur saya panjatkan kehadirat ALLAH SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas laporan kunjungan Industri di PT. Gunung Slamat (Teh Poci) ini dengan baik dimana tugas ini penulis sajikan dalam bentuk buku yang sederhana, adapun judul penulisan Laporan Kunjungan Industri yang saya ambil sebagai berikut :
“LAPORAN KUNJUNGAN INDUSTRI PT. GUNUNG SLAMATTujuan penulisan laporan ini dibuat untuk memenuhi tugas akhir  semester III ( tiga ) pada program Diploma III (D3) AMIK BSI Tegal. Sebagai bahan penulisan diambil berdasarkan hasil penelitian, beberapa sumber literatur yang mengandung penulisan ini. Saya menyadari bahwa tanpa bimbingan dan dorongan dari semua pihak, maka penulisan laporan ini tidak akan lancar, oleh karena iu pada kesempatan kali ini saya menyampaikan ucapan terima kasih :
1.        Bapak Ir. Naba Aji Notoseputro selaku Direktur AMIK Bina Sarana Informatika.
2.        Bapak Warjiono M.Kom selaku Kepala Cabang AMIK BSI Tegal.
3.        Staff/Karyawan/dosen dilingkungan AMIK BSI Tegal
4.        Orang tua tercinta yang telah memberi dorongan kepada saya
5.        Serta rekan-rekan yang ikut memberikan bantuannya dalam pembuatan laporan kunjungan ini, khususnya MI 3.
6.        Serta semua pihak yang tak mungkin saya sebutkan stu persatu sehingga terwujudnya penulisan ini. Saya menaari bahwa penulisan laporan kunjungan industri ini masih jauh dari kata sempurna, untuk itu kami mohon kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaa saya sebagai penulis yang bersifat membangun demi kesempurnaa saya sebagai penulis dimasa yang akan datang.
Tegal, 3 Desember 2016


Penulis



DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR GAMBAR
BAB I        PENDAHULUAN
1.1 Tujuan
1.2 Manfaat
BAB II       PELAKSANAAN
2.1 Waktu Pelaksanaan
2.2 Rundown Acara
2.3 Materi Kunjungan
2.4 Dokumentasi
BAB III     PENUTUP
3.1 Kesimpulan 
3.2 Saran








DAFTAR GAMBAR
Gambar II.1 Foto Bersama di PT. Gunung Slamat
Gambar II.2 Presentasi Bpk. Ari Dwindarso mengenai PT. Gunung Slamat
Gambar II.3 Foto Bersama
Gambar II.4 Foto Proses Produksi Teh Hijau Melati
Gambar II.5 Foto Macam-macam jenis Bunga melati
Gambar II.6 Foto Peralatan Produksi Mesin Pengering Teh
Gambar II.7 Foto Peralatan Produksi Baceman & Pewangian Teh
Gambar II.8 Foto Proses Quality Control
Gambar II.9 Foto Jenis Merk Teh Tasseo
Gambar II.10 Foto Jenis Merk Teh Sadel
Gambar II.11 Foto Jenis Merk Teh Cap Botol
Gambar II.12 Foto Jenis Merk Teh Cap Poci
Gambar II.13 Foto Jenis Merk Teh Celup Sosro
Gambar II.14 Foto Proses Pengemasan secara Tradisional




BAB I
PENDAHULUAN

1.1.  Tujuan
Adapun tujuan dari kunjungan industry yang telah dilakuan adalah antara lain sebgai berikut:
1.   Untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan mengikuti UAS.
2.   Untuk menambah pengetahuan mahasiswa khususnya dalam dunia industri.
3.   Untuk memberi wawasan mengenai proses produksi teh yang sebenarnya.

1.2.  Manfaat
            Adapun manfaat yang telah didapat dari kunjungan industri yang telah dilakukan adalah sebagai berikut:
1.    Untuk mengetahui alur prose pembuatan produk teh dari PT. Gunung Slamat (Teh Poci).
2.    Menambah pengetahuan mengenai dunia industri dan diharapkan mampu menjalankan suatu usaha.
3.    Mengetahui berbagai macam produk yang dihasilkan dan diolah oleh PT. Gunung Slamat ( Teh Poci ).
4.    Untuk mengetahui kualitas teh yang ada dipasar yang saat ini dijual.
5.    Menambah pengetahuan seputar dunia wirausaha.





BAB II
PENDAHULUAN

2.1.  Waktu Pelaksanaan
Kunjungan Industri ini dilaksanakan pada Rabu, 23 November 2016, pukul 08.00 - selesai dan bertempat di PT. Gunung Slamat (Teh Poci). Diawali dengan presentasi tentang sejarah berdirinya PT. Gunung Slamat (Teh Poci). Serta proses pembuatan teh yang ada pada PT. Gunung Slamat (Teh Poci) pada jam yang dibawakan oleh Bpk. Ari Dwindarso, setelah selesainya penyampaian materi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.
Kemudian dilanjutkan dengan berkeliling melihat proses pembuatan teh dari bahan baku hingga jadi, Setelah itu beristirahat disekitar taman PT. Gunung Slamat (Teh Poci).
2.2.  Rundown Acara
Hari/ Tanggal
Waktu
Kegiatan
 Tempat



Rabu, 23 November 2016


Rabu, 23 November 2016
08:00
Sampai Kampus AMIK BSI Tegal
Kampus AMIK BSI Tegal
08:00-08:30
Persiapan
Kampus AMIK BSI Tegal
08:30-09:15
Perjalanan menuju PT. Gunung Slamat

09:15
Sampai di PT. Gunung Slamat
PT. Gunung Slamat
09.15-10:30
Presentasi menganai PT. Gunung Slamat
PT. Gunung Slamat
10.30-11.30
Melihat proses pembuatan teh PT. Gunung Slamat
PT. Gunung Slamat
11.30-12.00
Istirahat
PT. Gunung Slamat
12.00-13.00
Perjalnan pulang menuju kampus AMIK BSI Tegal


2.3.            Materi Kunjungan
2.3.1.      Profil PT. Gunung Slamat Slawi (Teh Poci).
              Berawal dari bisnis keluarga Sosrodjojo pada tahun 1940, dengan produk bermerk Teh Cap Botol. Tahun 1953, bisnis keluarga Sosrodjojo berkembang menjadi PT. Gunung Slamat yang sampai sekarang menghasilkan berbagai variasi produk dengan merk seperti: Poci, Botol, Sosro, Tasseo, Sadel, Terompet, Berko & Sepatu. Bisnis ini diawali oleh Bpk. Sugiarto Sosrodjojo sejak usia 13 th yang sudah mulai usaha home industri keluarganya dengan cara dijual keliling hampir 4 tahun mulai dari daerah Slawi, Tegal sampai Brebes keliling Jatibarang. Namun beliau tetap semangat dan pantang menyerah meskipun jarak yang ditempuh menggunakan sepeda lumayan jauh beliau tetap menjalani home industri itu sendiri.
              Asal mula nama teh cap botol berawal dari pemikiran beliau bahwa setiap rumah atupun dimana saja mesti terdapat sebuah botol, sehingga beliau mempunyai ide untuk menamakan teh hasil produksinya dengan nama Teh Cap Botol. Dalam waktu hampir 4 tahun bisnis Teh Cap Botol sudah mulai terkenal lalu beliau menambahkan produksinya dari dapur 5 sampai 10, kemudian hampir setengah tahun lebih beliau menambahkan 25 dapur, lalu tahun 1950 menjadi 35, tahun 1953 menjadi 40 dapur. Lalu beliau mulai berfikir untuk mengembangkan home industrinya menjadi lebih besar, sehingga beliau berniat untuk meminjam uang di Bank Swasta pada saat itu.

2.3.2.      Jenis-jenis Produk.
              Didalam usaha home industri ini terdapat banyak macam jenis teh antara lain seperti:
1.    Teh Hijau adalah daun teh yang dipertahankan Zat Klorofilnya (zat hijau daun) , perubahan warna teh dikarenakan dengan cara proses Oksidasi.
2.    Teh Hitam adalah teh yang di proses dengan cara pelayuan,selama proses pelayuan dau teh akan mengalami perubahan senyawa kimia yang terdapat pada daun serta menurunya kandungan air sehingga daun teh menjadi lemas, dailanjutkan dengan proses pengeringan.
3.    Teh Olong yaitu teh yang di proses dengan cara proses setengah oksidasi atau juga disebut semi fermentasi.
4.    Teh White Tea adalah  daun teh yang masih pucuk, prosesnya hanya dengan cara dikeringkan saja.
               
Berdasarkan Merk Teh, ada 2 Jenis Merk yang terdapat di PT. Gunung Slamat ini antara lain:
1.    Berdasarkan Merk-merk Daerah
a.   Sadel dan Terompet berasal dari daerah Wonosari
b.  Berko berasal dari daerah Kebumen
c.   Sepatu berasal dari daerah Pamanukan
2.    Berdasarkan Merk-merk Nasional
a.Poci
b.     Botol
c.Sosro
2.3.3.      Proses Produksi Teh.
            Adapun alat-alat yang digunakan dalam proses pembuatan teh yang dilakukan oleh  PT. Gunung Slamat (Teh Poci) adalah sebagai berikut:
1.        Pallet
2.        Alat Penghilang Kotoran
3.        De-Creater
4.        Mesin pencuci krat (Crate Washer)
5.        Optic Scan
6.        Light Inseception
7.        Unit Pasturisasi
8.        Mesin Pengisi (Filter)
9.        Mesin penutup
10.    Coding (Inject Printer)
11.    Mesin Crater
12.    Pompa
13.    Pipa Sirkulasi
14.    Plat Heat Exchange
15.    Cubung (alat untuk mengeringkan teh dengan cara pengasapan)
              Adapun alat-alat yang digunakan dalam proses pembuatan teh yang dilakukan oleh  PT. Gunung Slamat (Teh Poci) adalah sebagai berikut:
1.    Teh Hijau, Teh White Tea, Teh Oloong, Teh Hitam
2.    Bunga Melati, Bunga Gambir
3.    Air secukupnya
            Adapun tahap-tahap proses pembuatan teh yang dilakukan oleh PT. Gunung Slamat (Teh Poci)  berdasarkan jenis-jenis teh antara lain sebagai berikut:
1.    Proses Produksi Teh Hijau
a.      Pemasakan atau Pengeringan
Merupakan proses awal pembuatan wangi untuk membentuk warna dan aroma khas Teh Wangi Melati (Java Jasmine Tea). Proses Pengeringan kedua adalah proses penurunan kadar air setelah proses pewangian. Proses ini dilakukan untuk menghilangkan kadar air didalam teh, karena jika langsung diseduh warnanya akan bening juga untuk menghilangkan bau wangur pada teh, proses pemasakan atau pengeringan bisa mencapai waktu selama 40-45 menit dengan suhu rata-rata kurang lebih 100-120 derajat Celcius. Semakin lama proses pengeringan maka warna akan semakin baik, namun jika terlalu lama maka kandungan senyawanya akan semakin hilang.
b.      Pembaceman
Pembaceman adalah proses persiapan teh sebelum proses pewangian, dalam proses ini digunakan penambahan air untuk melembabkan teh. Tujuan proses ini adalah membentuk warna dan mengurangi reaksi eksoterm teh pada saat kontak dengan bunga.
c.       Pewangian
Pewangian yaitu proses inti pembuatan teh wangi, dimana dalam tahapan ini terjadi penyerapan aroma dari bunga melati dan bunga gambir oleh teh yang telah dipersiapkan pada proses sebelumnya (pembaceman).
d.      Pengeringan 2
Pengeringan ini dilakukan setelah semua proses selesai, dari mulai proses pembaceman sampai proses pewangian.
e.       Pengemasan
Pengemasan ini dilakukan dengan 2 cara yaitu dengan cara tradisional dan juga melalui modern. Pengemasan tradisional mayoritas dilakukan oleh ibu-ibu yang membungkus teh dengan cara nyontong dari mulai teh bungkus yang berukuran besar hingga teh bungkus yang berukuran kecil. Dalam satu hari pengemasan tradisional yang dilakukan oleh ibu-ibu teersebut bisa mencapai 1500 perhari. Sedangkan proses pengemasan modern biasanya membungkus teh celup yang masing-masing mesin kecepatanya berbeda bisa mencapai 100 kantong per menit dan ada juga yang 300 kantong per menit dengan menggunakan mesin dari Italy.
2.                  Proses produksi Teh Hitam
              Proses produksi Teh Hitam hanya dilakukan dengan cara proses mixing saja karena supaya aromanya tetap terjaga.
            Setelah Pembuatan proses Teh tersebut selesai, selanjutnya melakukan proses Quality Control. Proses ini bertujuan untuk menguji apakah teh yang dihasilkan apakah sudah baik untuk dikonsumsi atau belum. Proses Quality Control dibagi menjadi 2 tahap seperti:
1.                  Tes Lab
              Tes yang digunakan untuk menguji kadar Tanin didalam teh tersebut.
2.                  Tes Orgoleptik
              Yaitu hasil tes yang dicoba diminum langsung oleh penguji untuk menguji aroma dan rasa yang ada di dalam teh tersebut.

2.3.4.      Cara Pemasaran Teh.
              Cara pemasaran teh ini dilakukan  melalui unit-unit sekitar 50 dengan distributor kurang lebih 100 , seperti model Outlet yang berada di Carefure dan Mol. Model Outlet ini lebih mempersipakan hal-hal yang tidak ada di pasaran, jika di pasaran biasanya menggunakan gerai-gerai es teh Poci dan lain sebagainya.

2.3.5.      Cara Pembuangan Limbah.
            Limbah produksi Teh ada 2 jenis , yaitu jenis limbah Organik dan juga Limbah B3, seperti berikut ini:
1.        Limbah Organik
              Yaitu limbah yang masih bisa didaur ulang, seperti bunga melati yang sudah dipakai untuk proses pembaceman dan pewangian, bisa dimanfaatkan untuk pupuk tanaman.
2.        Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)
Yaitu limbah yang berbahaya dan beracun yang tidak bisa diuraikan lagi, seperti lampu neon, oli bekas mesin dan lain sebagainya. Limbah ini berhubungan dengan pihak ketiga yang dikelola oleh kementrian lingkungan.

2.4.            Dokumentasi

Gambar II.1 Foto Bersama di PT. Gunung Slamat

Gambar II.2 Presentasi Bpk. Ari Dwindarso
 mengenai PT. Gunung Slamat

Gambar II.3 Foto Bersama

Gambar II.4 Foto Proses Produksi Teh Hijau Melati

Gambar II.5 Foto Macam-macam jenis Bunga melati

Gambar II.6 Foto Peralatan Produksi Mesin Pengering Teh

Gambar II.7  Foto Peralatan Produksi Baceman & Pewangian Teh

Gambar II.8  Foto Proses Quality Control

Gambar II.9 Foto Jenis Merk Teh Tasseo

Gambar II.10 Foto Jenis Merk Teh Sadel

Gambar II.11 Foto Jenis Merk Teh Cap Botol

Gambar II.12 Foto Jenis Merk Teh Cap Poci

Gambar II.13 Foto Jenis Merk Teh Celup Sosro

Gambar II.14 Foto Proses Pengemasan secara Tradisional






BAB III
PENUTUP

3.1.  Kesimpulan
              Kesimpulan dari kunjugan industri yang dilakukan dan bertempat di PT. Gunung Slamat (Teh Poci) adalah sebagai berikut:
1.    Menjadi seorang wirausaha haruslah ulet.
2.    Dalam menghasilkan produk harus tetap memperhatikan kualitas dan harus melihat potensi pasar serta apa yang diingnkan oleh konsumen.
3.    Untuk memasarka produ yang dihasilkan haruslah menggunakan strategi yang logis namun mampu menarikkonsumen lebih banyak lagi.

3.2.   Saran
            Saran yang akan diberikan pada kunjungan industri yang telah dilakukan adalah mengenai waktu dan tempat kunjungan industri yang harus diduskusikan lebih baik lagi agar sesuai dengan kompetensi yang ada.